Fitnah itu berawal dari sebuah berita yang sumbernya ada namun isinya tidak sesuai dengan apa yang terjadi. Fitnah itu tidak lepas dari "ini" = "media massa" = "sosial media". Begitu cepatnya fitnah itu tersebar. Karena apa itu terjadi? Karena teknologi. Inilah yang dimanfaatkan oleh "Dajjal" untuk menyebar fitnah. Karena mudah dan begitu cepatnya fitnah itu tersebar ke seluruh penjuru negeri tidak terlepas dari teknologi yang digunakan. Jadi, bukan tidak boleh mendengarkan sebuah berita akan tetapi sebaiknya ketika mendengar sebuah berita maka cari tahu juga mengenai kebenaran berita itu. Wallahu’alam bisshawab.
Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 07 Desember 2016
Sabtu, 02 April 2016
Kisah Pasien Sakaratul Maut
Dr. Khalid Al-Jubair yang merupakan seorang ahli bedah jantung di Arab Saudi, mencertiakan kejadian menakutkan yang dialaminya ketika berbincang dengan pasiennya yang sedang sekarat.
Suatu hari seorang perawat menelepon Dr. Khalid bahwa ada pasien yang infusnya
tidak berjalan dengan baik pada tangan sebelah kanannya, konsekuensinya harus
dipindahkan ke tangan sebelah kirinya.
Dr. Khalid pun menghampiri pasien tersebut, yang sudah dirawat di rumah
sakit selama 6 bulan.
Pada 5 bulan pertama ia masih berbincang-bincang dengan Dr. Khalid dan pada
bulan keenam, pasien itu pingsan secara total dan tidak bisa bergerak
sedikitpun.
Maka didatangilah pasien tersebut oleh Dr. Khalid dia mengecek tangan
sebelah kirinya untuk mencari urat untuk dimasukkan infus.
Tiba-tiba dia dikagetkan ketika pasien yang tak sadarkan diri itu berbicara
dengannya. “Dr. Khalid apa yang kamu akan lakukan? Apakah kamu Dr. Khalid?”
ujar pasien itu.
“Ya betul saya Dr. Khalid.” Jawab Dr.Khalid.
“Apa yang akan kamu lakukan?” tegas pasien tersebut.
“Saya akan mencari urat tangan kiri Anda untuk memasukkan infus,” jawab
sang dokter.
Lalu pasien itu berkata, “Tidak! Kamu tidak akan menemukan urat tersebut
karena saya sudah menjadi mayat.”
“Tidak kamu bukan mayat,” tegas Dr.Khalid.
Kemudian pasien itu berkata, “Wahai dokter! Saya sudah menjadi mayat, saya
melihat apa yang tidak kamu lihat.
Sungguh saya melihat malaikat maut berada di depan saya sekarang,” ujar
pasien tersebut.
Tangan pasien itu masih berada di genggaman Dr. Khalid dan kemudian dia
teringat dengan salah satu hadits yang shahih dari Al-Barro’ bin adzib Ra,
dimana Rasulullah SAW bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian menghadap
akhirat dan meninggalkan dunia (sakaratul maut) dan ia tergolong orang shaleh
maka ia akan melihat (sejauh mata memandang), para malaikat yang putih
wajahnya. Mereka adalah para malaikat ramah dan ia akan melihat kedudukannya di
surga.”
Selama dari 30 tahun pengabdiannya di rumah sakit, Dr. Khalid pernah
mengalami kejadian serupa, dimana ia melihat tiga orang yang menghadapi
sakaratul maut, sebelum mereka meninggal.
“Wahai dokter, janganlah kamu buat capek dirimu, sungguh aku telah melihat
kedudukanku di surga dan para bidadari telah disiapkan untukku,” ujar salah
satu pasien pertama yang sekarat.
“Bahwa sesungguhnya saya telah mencium aroma surga sekarang,” kata pasien
sekarat kedua.
“Sungguh saya melihat surga sekarang.” Ujar pasien ketiga yang sekarat.
Dalam ilmu medis, orang yang sedang menghadapi sakaratul maut tidak akan
bisa berbicara ataupun bergerak.
Tapi pengalaman yanga diceritakan Dr. Khalid benar-benar sangat
mengejutkan, dimana ia mampu berbicara dengan orang yang sekarat dan mengetahui
apa yang dihadapi seseorang yang diambang kematian.
Ibnu Abi Ad-Dunya rahimahullah meriwayatkan dari Syaddad bin Aus Ra, ia
berkata,”Kematian adalah kengerian yang paling dahsyat didunia dan akhirat bagi
orang yang beriman. Kematian lebih menyakitkan dari goresan gergaji, sayatan
gunting, panasnya air mendidih dari bejana.
Seandainya ada mayat yang dibangkitkan dan menceritakan kepada penduduk
dunia tentang sakitnya kematian, niscaya penghuni dunia tidak akan nyaman
dengan hidupnya dan tidak nyenyak dalam tidurnya.
Semoga kisah ini mengingatkan kita bahwa sebagai manusia, suatu saat nanti
kita pasti mengalami yang namanya kematian. Oleh karena itu, sebelum kematian
itu tiba dan semua pintu amal tertutup, mari kita tingkatkan ketaqwaan kepada
Allah SWT. Wallahualam.
Kamis, 28 Januari 2016
Kota Suci Umat Islam yang terlupakan (Yerusalem)
Silahkan unduh file pdfnya, baca, pahami dan sebarkan. Sangat bermanfaat. Terima Kasih.
Klik dibawah ini :
Jerusalem In The Qur'an
Klik dibawah ini :
Jerusalem In The Qur'an
Jumat, 19 Juni 2015
Senin, 09 Februari 2015
IBUMU
“Dan Tuhanmu telah
memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia. Dan hendaklah kamu
berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang
diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu,
maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan perkataan “ah”, dan janganlah kamu
membentak mereka. Dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.”
(QS.Al-Isra: 23)
Sejarah tidak pernah mengenal
adanya agama atau sistem yang menghargai keberadaan wanita sebagai ibu yang
lebih mulia daripada Islam. Sungguh Islam telah menegaskan wasiat (pesan
penting) terhadap wanita dan meletakkan wasiat itu setelah wasiat untuk
bertauhid kepada Allah dan beribadah kepada-Nya.
So jangan lupa untuk berdoa untuk
kedua orang tua kita terutama buat ibu !!!
Salam Satu Jari !!!
Langganan:
Postingan (Atom)
Favorit Pembaca Info Pendek
SEJARAH PEMIKIRAN MANUSIA TENTANG TUHAN
Pemikiran Barat atau manusia primitive Proses perkembangan pemikiran manusia tentang tuhan menurut teori evolusionisme ada...
-
Silahkan unduh file pdfnya, baca, pahami dan sebarkan. Sangat bermanfaat. Terima Kasih. Klik dibawah ini : Jerusalem In The Qur...
-
F itnah itu berawal dari sebuah berita yang sumbernya ada namun isinya tidak sesuai dengan apa yang terjadi. Fitnah itu tidak lepas dari ...
-
Pereaksi Benedict bereaksi dengan positif dengan senyawa yang mempunyai gugus alfa-hidroksi aldehida (seperti pada aldosa) atau alfa-hi...


